Friday, June 11th, 2021

PADI UMKM MASIH MENJADI SOLUSI DITENGAH PANDEMI UNTUK BANTU UMKM

Kementerian BUMN mengoptimalkan belanja barang dan jasa BUMN dalam naungannya untuk para UMKM yang akan Daftar UMKM Online di platform digital. PaDi UMKM hadir dari hasil inisiatif mereka untuk membentuk ekosistem pasar digital yang nantinya akan memudahkan para pelaku usaha UMKM dapat Daftar UMKM Online untuk berjualan secara online.

Ada sembilan BUMN yang bergabung dalam pengembangan produk dalam negeri ini, salah satunya Telkom yang ditugaskan menjadi aggregator. Terdapat delapan perusahaan lainnya yang dilibatkan yaitu, Pertamina, Pupuk Indonesia, BRI, Pegadaian, PNM, PP, Waskita Karya dan Wijaya Karya yang akan membantu UMKM yang telah Daftar UMKM Online di PaDi UMKM.

Erick Tohir berupaya membantu pelaku usaha Daftar UMKM Online terutama yang berusaha bertahan saat pandemi Covid-19 menyerang, Fokus belanja dengan nominal Rp. 14 Milyar diprioritaskan untuk membantu UMKM saat ini.

PaDi UMKM adalah sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM yang Daftar UMKM Online dan BUMN dengan tujuan jual barang dan jasa BUMN lebih optimal untuk ditemukan dan mempercepat efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM yang Daftar UMKM Online.

Dengan adanya platform ini di tahun 2021, UMKM yang Daftar UMKM Online dapat menikmati pembiayaan keuangan yang memudahkan mereka untuk berdagang dan bertahan di tengah pandemi. Tidak hanya belanja, Kementerian BUMN dapat memonitor secara langsung transaksi BUMN dengan UMKM yang Daftar UMKM Online secara optimal dan detail. Platform digital inisiasi BUMN ini bersifat transparan dan mampu memperluas jaringan online pada pelaku usaha UMKM yang Daftar UMKM Online serta meningkatkan penjualan dan pengalaman dalam transaksi digital.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang Daftar UMKM Online di PaDi UMKM menjadi peranan penting untuk kemajuan dari berbagai sektor perekonomian diĀ  Indonesia. harapan UMKM yang Daftar UMKM Online di PaDi UMKM dan di Indonesia dapat pulih setelah pandemi ini selesai dan memajukan kembali perekonomian indonesia.

Dikutip dari Kementerian Koperasi dan UKM, sekitar 64,2 juta UMKM, tercatat kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia > 60% dan juga sekitar 8 juta UMKM yang sudah go online meskipun memang sudah terdapat peningkatan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

BUMN yang memiliki peran sebagai pengembang yang terus berusaha mendorong perkembangan UMKM melalui berbagai inisiatif maupun sinergi dengan bantuanĀ  instansi atau lembaga lainnya. Dari hasil inventarisir belanja tahun 2019 tercatat Rp 32,5 triliun belanja pada sektor UMKM yang dilakukan Top 30 BUMN berdasarkan total aset.

UMKM sudah banyak bermunculan di Indonesia dari mulai wirausaha dengan level kecil, menengah hingga besar. Meskipun pandemi memukul semua sektor terutama sepanjang 2020 ini, tetapi harapan terbesar KBUMN adalah menjadikan Pasar Digital menjadi solusi dan dapat membantu mereka tetap semangat berdagang secara online maupun offline.

Tidak memandang umur, para wirausaha yang ingin Daftar UMKM Online sekarang sudah dicoba dari mereka yang berumur muda dan berprestasi, dengan mendukung go digital dan bangga berbelanja buatan Indonesia sudah sangat membantu perekonomian negara dan memajukan kesejahteraan indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *